KARI DI DUNIA || HARGA AQIQAH KERTOSONO
Kari adalah makanan yang sudah mendunia. Makanan yang disebut berasal dari
India ini juga bisa ditemui di belahan bumi manapun, namun tetap mereka
memiliki cita rasa yang berbeda.
Negara seperti apa yang kalian bayangkan saat memikirkan kari? India asli?
Thailand?
Meskipun ada negara-negara yang terkenal karena kari dan makanannya seperti
itu, kalian tahu bahwa ada negara-negara tersembunyi yang telah mengakar
sebagai budaya makanan, tetapi juga memainkan peran penting dalam sejarah kari.
Di sini akan dingungkap situasi kari di negara tersebut dan sejarah kari
yang terkait dengannya.
Menurut Pergikuliner.com, Kari merupakan nama untuk
jenis masakan yang dimasak dengan berbagai bumbu rempah hingga mempunyai cita
rasa yang kuat dan pedas. Tapi, sebelum menjadi salah satu makanan yang sangat
digemari di Asia dan Eropa, sebenarnya kari itu berasal dari Asia Selatan,
tepatnya India.
Jadi,
jika kamu menduga kari itu asalnya dari Jepang, Thailand, apalagi Indonesia
berarti kamu salah besar!
Kepopuleran
kari kemudian menyebar dari India hingga ke seluruh penjuru dunia dan
disesuaikan dengan selera masyakarat sekitar.
Jadi,
orang yang terbiasa makan kari Jepang belum tentu menyukai kari negara yang
lain. Begitupula dengan kari asal Thailand.
Oleh
karena itu, rasa kari akhirnya dikembalikan pada selera masyarakat di
masing-masing negara. Dengan demikian, kamu yang menyukai rasa kari ala Jepang,
belum tentu cocok dengan cita rasa kari asal India yang terkenal dengan
bumbunya yang lebih kuat dan tajam.
Bumbu
dan rempah-rempah yang digunakan untuk membuat kari memang sangat beragam.
Bumbu yang umumnya digunakan antara lain adalah ketumbar, kunyit, merica,
cabai, bubuk paprika, jintan, kayu manis, kapulaga, bunga lawang, kelabet, adas
manis, daun salam koja, dan cengkeh.
Namun,
jenis rempah-rempah yang digunakan bergantung dari jenis kari dan negara
asalnya.
Menurut Pergikuliner.com, dalam bahasa Dravida, kari
berarti sayuran dalam saus. Sementara dalam kata kerja karughi dalam bahasa
Tamil, kari mengandung arti menggoreng dengan minyak banyak (membakar). Dalam
bahasa Kanada pun, kari juga berarti menggoreng atau hidangan gorengan. Dalam
sebagian bahasa di India Selatan, kari secara harfiah berarti lauk (berbagai
macam masakan sayuran dan daging) yang dimakan bersama nasi atau roti. Sementara
di negara-negara Barat, curry telah menjadi kosa kata bahasa
Inggris untuk semua jenis masakan khas Asia Selatan dan Asia Tenggara yang
dimasak dengan berbagai rempah-rempah.
Tapi, ada juga kari di Dunia khas dari negara selain dari negara-negara tersebut
di atas. Dan ini rupanya sangat tidak biasa.
1. Perancis.
Secara histors, kari di Eropa memang berasal dari Inggris, itulah mengapa
Perancis juga memiliki khas kari-nya sendiri. Rata-rata orang Perancis tidak
suka makanan pedas, tetapi mereka makan kari.
2. Jerman
Bubuk kari masuk ke Jerman setelah Perang Dunia II. Tepatnya, kari dan nasi
tidak terlalu tersebar luas, tetapi ada hidangan kari yang terkenal.
Ini adalah spesialisasi Berlin yang disebut Curry Wurst (sosis kari).
Makanan cepat saji ini dibuat dengan menaburkan kecap dan saus tomat dengan
bumbu di atas sosis, dan di atasnya diberi bubuk kari yang terbuat dari kunyit
dan jintan.
3. Singapura
Singapura terkenal sebagai negara gastronomi, namun ada juga kari di
dalamnya.
Ras utama adalah Tionghoa dari Fujian dan Shioshu, Tamil dari India Selatan
yang memiliki banyak Hindu, dan Melayu yang memiliki banyak Muslim, dan ketiga
ras ini membentuk budaya makanan Singapura.
Oleh karena itu, ada beragam kari yang bisa disantap, dan perpaduannya
menciptakan sajian khas Singapura.
Perwakilannya adalah Kari Kepala Ikan, yang konon dibuat oleh seseorang
dari negara bagian Kerala di India Selatan pada tahun 1950-an. Ini adalah kari
ikan yang mudah dimakan dengan cabai merah, serai, eshalot, daun kari, kunyit
dan rempah-rempah lainnya, bumbu dan gula.
Kari yang kaya rempah itu ternyata juga cocok loh bila diolah dengan daging
kambing. Sudah pernah coba rasanya?
Salah satu varian masakan kambing aqiqah Nurul Hayat adalah kari ini loh!
Harga Aqiqah Kertosono juga beragam.
HARGA AQIQAH KERTOSONO
Harga Aqiqah Kertosono juga beragam, dimulai dari harga 1.750.000 saja
sudah bisa melaksanakan aqiqah sesuai dengan tuntunan Rasulullah SAW dan tidak
perlu lagi mengolah daging kambingnya.
Harga Aqiqah Kertosono sangat terjangkay dan bisa disesuaikan dengan
kebutuhan aqiqah. Dengan Harga Aqiqah Kertosono yang terjangkau, aqiqah bisa
dilaksanakan tanpa repot lagi.
Ringkas cerita, melihat kari di Dunia yang ternyata sangat beragam, menarik
untuk disimak sejarah hubungan antar negara. Menarik juga bahwa setiap negara
mengubah satu hidangan yang disebut kari agar sesuai dengan negara
masing-masing dan menonjolkan karakteristiknya.
Bagaimana? Mau coba jalan-jalan ke luar negeri dan mencoba mencicipi kari
di Dunia? Kalau iya, coba bandingkan kari mana yang lezat dan cocok di lidah
kalian.
Jangan bilang kari khas Indonesia, ya? ;)
Bagaimana kalau mencoba kari negara itu saat bepergian ke luar negeri?


Comments
Post a Comment